Aku dan Rabbku
Sebenarnya aku malu kalau mengingat-ingat kalimat ini, tapi tetap tidak peduli.
“Basahilah lidahmu dengan dzikir”
Aduh.. jujur sebenarnya sudah berapa kali saya denger hadist ini tapi …waktu yang digunakan untuk berdzikir masih sedikit, padahal Allah berfirman “AKu bersama hamba-Ku ketika dia mengingat-Ku”. Allahu Akbar. Luar biasa, aku mencoba untuk melakukan variasi dalam berdzikir kenapa tidak ?
La illahaillallah adalah sebaik2 dzikir …wueshh pikiranpun mulai menerawang balasan apa yang akan Allah kasih jika saya mengucapkan Laillahailallah sebanyak 1x, atau 33x, ataukah 165x atau apakah sama dengan senilai uang 1 juta,10 juta atau 100 juta, lebih, pasti lebih dari itu di hadapan Rabbul Izzati. Subahannallah. Rugiii…..berapa sudah waktu yag hilang, uang yang hilang, istana yang tertunda di surga nanti - InnaLillahiwainaillaihi’irojiun. Nggak apa apa kan berdagang dengan Allah. Yach namanya juga anak Accounting, apalagi anak Matematika
Imam Al Ghazali dalam risalahnya Al Asma Al Husna menuliskan kecintaan kepada Allah bisa ditingkatkan dengan tiga cara ;
* (i) mengingatnya
* (ii) mempercayainya
* (iii) mempertahankannya.
Begitu pula Pak Ary Ginanjar dalam bukunya “Rahasia membangun kecerdasan Emosional dan Spiritual” beliau menulis bahwa seorang hamba bisa menjadi manusia yang luar biasa jika mau meneladani sifat-sifat Allah dengan cara mengingat-ingatnya dan meneladani sifat-sifat-Nya.
Sesungguhnya antara hamba dengan Rabbnya ada 2 panghalang ; (i) ilmu dan (ii) ego (Aku).
Perasaan jenuh, bosen, mandek atau tidak ada peningkatan terkadang datang pula, tapi ingat pesan “yang mencari akan menemukan” ada secercah harapan untuk mencari lagi, baik itu dari buku, artikel baik itu di majalah atau di internet, seminar , maupun taklim - apa saja. Alhamdulillah masih ada rasa haus yang belum terpuaskan dengan minuman yang standard. Mencoba untuk flash back ke zaman para sahabat yang memiliki tingkat keimanan yang mempesona dan berdecak kagum setiap kali membaca kisahnya, sudah tentu pengetahuan mereka tentang surga, neraka, negeri akhirat dan segala sesuatu yang terjadi didalamnya berbeda dengan pengetahuan saya dan itu mungkin yang membuat tingkat keimanan saya seolah tak bergerak.
Ego, Aku “barang siapa yang mengenal dirinya maka dia akan mengenal Tuhannya dan barang siapa yang mengenal dirinya maka tidak ada waktu untuk mencari kesalahan orang lain”. Ada perasaan aneh menghampiri ketika mencoba berlama-lama bercermin. sudah berapa jauh saya mengenal diri saya dengan baik dan sudah berapa lama saya menyadari begitu sangat rentannya melakukan kesalahan setiap detik.
Menjadi milik-Nya bukan sebaliknya menjadikan Allah sebagai milik saya dan mengikuti semua keinginaan saya - Naudzubillahiminzalik, kebodohan apalagi yang akan saya lakukan berlarut-larut. STOP. “Ya Rabb biarkan aku menjadi milik-Mu selamanya…menyatu bersama-Mu, biarkan jiwa ini terbakar oleh cahaya-Mu…..cinta-Mu”.
Teringat kembali firman Allah SWT “Sesungguhnya Aku mengikuti perasaan hamba-Ku terhadap-Ku” kenapa tidak saya coba untuk mengatakan ke diri saya sendiri dengan menggunakan 3 metode dari imam Al Ghazali diatas : “saya selalu bersamaMu ya Allah” (bukannya saya ingin bersamaMu), “saya selalu mencintaiMu ya Rabb” (bukannya saya ingin mencintai-Mu), “saya selalu merindukan-Mu ya Tuhanku”. Ada perasaan puas yang mengalir, seolah-olah sesuatu yang sudah tercapai dan tinggal menikmati saja perjalanan hidup bersama Al Malik, Al Aziz.
Perasaan tenang, aman, damai, bahagia yang selama ini dicaripun mulai rajin menjenguk orang sakit maupun pesakitan seperti saya yang dipenjara badannya asal jangan otaknya.
Impian menjadi KEKUATAN UTAMA dari bisnis Tianshi. Impian adalah tujuan Anda. Impian Anda menjadi Alasan Utama mengapa Anda mau menjalankan usaha ini dengan sungguh-sungguh. Banyak orang yang sukses menjadi milyuner bahkan bilyuner dunia mengatakan bahwa sukses itu ditentukan dari 10% sikap dan 10% kerja, namun 80% selebihnya adalah impian.
Inilah bahan dasar dari aset yang akan dibangun. Maka segeralah menuliskan daftar nama yang Anda kenal didalam sebuah buku khusus untuk daftar nama prospek Anda. Untuk memudahkan dalam menuliskan datar nama-nama prospek Anda, buat dulu klasifikasi seperti kelompok teman sekolah, teman kerja, kerabat, dan lain sebagainya. Nama-nama orang tersebut tidak boleh Anda pilih-pilih. Tuliskan nama siapa saja orang yang Anda kenal dan yang terlintas dalam pikiran Anda. Selalu menambah daftar nama Anda, karena Anda tidak akan pernah tahu siapa yang akan menjadi calon leader dalam jaringan Anda.
Membuat janji adalah sesi menghubungi orang-orang (prospek) yang terdapat didalam daftar nama yang telah Anda susun, untuk janji bertemu. Menghubungi prospek bisa dilakukan dengan cara menelpon atau SMS mereka. Konsultaskan dengan tim kerja (upline) Anda untuk menentukan prioritas orang-orang yang perlu diundang saat awal menjalankan bisnis ini. Belajarlah membuat janji kepada leader/upline aktif Anda. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi kepada upline aktif Anda.
Melakukan presentasi standar yang telah dibakukan oleh Unicore secara Offline (konvensional). Alat bantu untuk melakukan presentasi secara offline adalah menggunakan FLIP CHART yang bisa Anda dapatkan dari stockist-stocisk Unicore di kota Anda.
Tindak lanjut (Follow Up) adalah cara memberikan bimbingan kepada partner bisnis Anda tentang cara menjalankan bisnis Tianshi dengan benar sesuai sistem Unicore. Gunakan paket informasi yang tersedia dari Unicore untuk memudahkan langkah ini.
Alat bantu adalah pengungkit (leverage tool) yang akan memudahkan distributor Tianshi dalam membangun aset. Dengan memanfaatkan alat bantu secara optmal, maka bisnis Anda akan tumbuh secara eksponensial (deret ukur).




